Jumat, 16 Oktober 2020

cara konfigurasi switch

 cara konfigurasi switch

1. Pertama, kalian buat topologi jaringan komputernya, saya membuat topologinya seperti ini silakan di ikuti atau kalian ingin topologi lain juga bisa.

2. Selanjutnya, kalian hubungkan laptop dengan switch menggunakan kabel console, kenapa tidak langsung konfigurasi di switchnya langsung? itu karena jika di aslinya, di realnya kita harus menggunakan laptop atau komputer dan dihubungkan ke laptop menggunakan kabel console.
3. Nah, sekarang kalian klik laptopnya lalu pilih menu tab Desktop ➤ lalu klik terminal
Di terminal configuration, kalian langsung klik saja ok, setelah klik ok lalu akan muncul mode CLI (Command Line Interface) untuk melakukan konfigurasi switch.

Di terminal kalian dapat tekan enter 1x untuk memulai konfigurasi.

selanjutnya kalian masukan perintah perintah ini
switch>en
selanjutnya
switch# conf
Selanjutnya masukan perintah dibawah ini

kita akan menggunakan vlan id 10, dan masukan perintahnya di terminal seperti dibawah:
Switch (config)# vlan 10
Jika sudah memasukan id vlan, kita berikan nama id vlan 10 tersebut, dengan K_V10 seperti pada gambar topologi di atas.
Switch (config-vlan)# name K_V10
jika sudah memberikan nama pada vlan, langkah selanjutnya kita keluar dari konfigurasi id vlan 10 ini dengan memasukan perintah exit seperti gambar dibawah ini:
Switch (config-vlan)# exit
Nah, sekarang kita sudah keluar pada configurasi id vlan 10, selanjutnya kita masuk konfigurasi id vlan 20, seperti gambar topologi di atas.
 Switch (config)# vlan 20
seperti langkah sebelumnya, caranya sama yaitu pada vlan 20 ini kita memberikan nama pada vlan ini yaitu dengan nama K_V20, perintahnya seperti ini:
Switch (config-vlan)# name K_V20
Jika sudah, kita keluar konfigurasi id vlan 20 ini
Switch (config-vlan)# exit
Nah sekarang kita sudah memberikan nama pada masing masing id vlan yaitu: 
  • vlan 10 memiliki nama K_V10
  • vlan 20 memiliki nama K_V20 
Langkah selanjutnya kita, kita akan memberikan access vlan port pada switch, bisa di lihat gambar topologi di atas kita akan memberikan access vlan pada port: 
  • fa0/2 dan fa0/3 diberikan access vlan 10
  • fa0/10 dan fa0/11 diberikan access vlan 20
Dan bagaimana caranya memberikan access vlan pada port yang sudah kita tentukan?

Pertama kita masuk kedalam interface dahulu, kita akan masuk interface fa0/2 dahulu, dengan memasukan perintah: 
Switch (config) #int fa0/2
Int fa0/2 itu merupakan singkatan dari interface 0/2
Dan sekarang kita sudah masuk kedalam interface, selanjutnya kalian dapat memberikan access vlan pada port tersebut, perintahnya adalah:
Switch (config-if) #switchport access vlan 10
Dan jika sudah kalian memberikan access vlan pada interface selanjutnya kalian dapat keluar interface untuk melakukan konfigurasi pemberian access vlan pada interface lainnya, perintahnya :
Switch (config-if) #exit
Seperti gambar dibawah ini:

 




Kamis, 08 Oktober 2020

switch

    SWITCH

               suatu komponen jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa perangkat komputer agar dapat melakukan pertukaran paket, baik menerima, memproses, dan meneruskan data ke perangkat yang dituju.Pendapat lain mengatakan, pengertian switch adalah jenis komponen jaringan komputer yang digunakan untuk menghubungkan beberapa HUB dalam membentuk jaringan komputer yang lebih besar dan membutuhkan bandwidth yang cukup besar. Tidak seperti HUB, switch bekerja dengan lebih efisien, terarah, dan langsung pada alamat yang dituju, baik dalam pertukaran data, memproses, serta mengirim data. Switch dapat mendeteksi tujuan data sehingga dapat mencegah terjadinya ‘tabrakan’ pada saat data dikirim.

           Secara umum, fungsi switch dalam jaringan komputer adalah sebagai concentrator yang menerima dan membagikan data antar perangka komputer. Adapun beberapa fungsi switch adalah sebagai berikut:

  1. Address Learning; switch mampu mencatat alamat MAC address dari suatu perangkat jaringan yang terhubung dengannya. Saat switch menerima data, switch akan mencatat MAC address pengirim dan mempelajari kemana data tersebut harus dikirim.
  2. Menyaring/ Meneruskan Data Frame; Switch juga dapat menyaring dan meneruskan suatu paket data yang diterima ke alamat tujuan, ke alamat MAC address mana, dan port berapa. Dengan begitu, maka proses pengiriman data tidak akan mengalami tabrakan.
  3. Looping Avoidance; switch mampu mencegah terjadinya looping (data hanya berputar-putar pada port-port switch) ketika data yang diterima tidak diketahui tujuannya. Data yang diterima dapat diteruskan ke alamat tujuan dengan cara memblok salah satu port yang terhubung dengan perangkat lainnya.
 cara kerja switch mirip seperti HUB, yang membedakan keduanya adalah kemampuan switch yang lebih baik dan efisien dalam pertukaran data, memproses, serta mengirim data.
        
          Pada praktiknya, switch akan menerima data dari perangkat lainnya yang terkoneksi dengannya. Lalu switch mendeteksi dan mencocokkan alamat MAC Address perangkat yang dituju dengan data tabel yang dimilikinya.Selanjutnya, switch akan membuat suatu logika koneksi dengan port yang terhubung dengan perangkat tujuan. Dengan begitu, data yang dikirimkan hanya akan diterima oleh port yang dituju, sedangkan port lainnya tidak dapat menerima data tersebut sehingga mengurangi potensi terjadinya ‘tabrakan’ data.
       Berdasarkan model OSI (Open System Interconnection), switch dapat dibedakan menjadi dua jenis. Adapun penjelasan mengenai jenis-jenis switch adalah sebagai berikut:
  1. Switch Layer 2, beroperasi Data Link layer pada lapisan model OSI. Jenis switch ini dapat meneruskan paket data dengan mendeteksi MAC Address tujuan. Switch ini juga dapat melakukan fungsi bridge antara beberapa segmen LAN (Local Area Network) sebab switch mengirimkan paket-paket data dengan cara melihat alamat yang dituju tanpa mengetahui protokol jaringan yang digunakan.
  2. Switch Layer 3, terdapat di Network Layer pada lapisan model OSI. Jenis switch ini dapat meneruskan paket data dengan menggunakan alamat IP suatu perangkat. Switch ini disebut juga dengan switch routing atau switch multi-layer.

Perbedaan Hub dan Switch dalam Jaringan Komputer

Apa sih perbedaan hub dan switch? Mari kita simak beberapa penjelasan di bawah ini yang kami rangkum dari berbagai literatur yang ada.

1. Kecepatan Transfer Data

Switch memiliki kecepatan transfer data lebih baik dibandingkan dengan hub. Sehingga sekarang ini banyak yang membuat jaringan menggunakan switch. Switch mampu melakukan prioritas transmisi data dari mac address yang akan dituju, sehingga mampu mentransmisikan paket data lebih cepat daripada hub yang hanya menyebarkan paket data keseluruh komputer yang terhubung jaringannya.

2. Harga Switch dan Hub

Dari segi ekonomi, harga hub lebih murah dibandingkan dengan harga switch dikarenakan kelebihan fungsi dan keamanan yang ditawarkan switch.

3. Sistem Transmisi

Switch mentransmisikan paket data sesuai request dari komputer yang membutuhkan paket data tersebut, sedangkan hub mentransmisikan paket data yang masuk ke seluruh komputer yang terhubung dengan jaringannya.

4. Segi Keamanan

Dari segi keamanan, hub memiliki tingkat keamanan lebih rendah daripada switch. Switch memakai sistem seleksi terhadap komputer yang terhubung dengannya berupa MAC address, hal ini memungkinkan jika ada MAC address yang dapat menimbulkan masalah pada jaringan dapat di blok saja.

5. Setting Jaringan (Manageable)

Hub tidak bisa melakukan setting perangkat yang terhubung ke jaringan, sedangkan switch bisa di-setting melakukan blokir terhadap komputer/mac address yang dirasa mengganggu transmisi data. Switch sendiri jika dipakai pada jaringan yang kecil seperti dirumah, tidak perlu melakukan setting yang ribet, hanya perlu colok kabel LAN langsung ke switch. Untuk jaringan yang lebih besar seperti di kantor atau warnet memerlukan managed switch yang biasanya disetting dengan membuat virtual LAN atau VLAN untuk setting kecepatan port, host, filter mac address dll.

6. Letak pada Lapisan OSI Layer

Hub bekerja pada lapisan OSI layer pertama yang dinamakan dengan Physical Layer, sedangkan switch melakukan kerjaannya pada lapisan OSI layer kedua yakni Data Link.

7. Beban Kinerja pada Jaringan

Dilihat dari sistem kerjanya, hub memiliki beban kerja yang simpel dan tidak rumit, sedangkan switch memiliki beban kerja yang lebih kompleks.
Dari segi kompleksitas fungsi, untuk lebih jelasnya anda bisa menyimak video di bawah ini :



 
                                                     https://youtu.be/sF4FXSbQjwQ




Nama : Tuti Agustina
nim : 13190145
kelas : 13.3A.01

Kamis, 01 Oktober 2020

DYNAMIC ROUTING

   ROUTING DYNAMIC


     Dynamic Routing atau Routing Dynamic (dinamik) adalah sebuah router yang memiliki dan membuat tabel routing secara otomatis. Dengan menggunakan lalu lintas jaringan dan juga saling berhubungan antara router lainnya . Protokol Routing mengatur router-router sehingga dapat berkomunikasi satu dengan lain dan saling memberikan informasi antara satu router dengan router lainnya dan juga saling memberikan informasi routing yang dapat mengubah isi forwarding table, Tergantung keadaan jaringannya . Dengan cara ini , router router mengetahui keadaan jaringan yang terakhir dan mampu meneruskan data kearah yang benar. Dengan kata lain ,routing dinamik adalah proses pengisian data routing di table routing secara otomatis. Sebuah konsep dasar dari routing adalah bahwa router meneruskan IP paket berdasarkan pada IP address tujuan yang ada dalam header IP paket. Dia mencocokkan IP address tujuan dengan routing table dengan harapan menemukan kecocokan entri– suatu entri yang menyatakan kepada router kemana paket selanjutnya harus diteruskan. Jika tidak ada kecocokan entri yang ada dalam routing table, dan tidak ada default route, maka router tersebut akan membuang paket tersebut. Untuk itu adalah sangat penting untuk mempunyai isian routing table yang tepat dan benar. Sedangkan Routing Dinamik adalah jenis routing yang bisa berubah sesuai dengan kondisi yang diinginkan dengan parameter tertentu sesuai dengan protokolnya. Routing Dinamik diterapkan pada PC yang berfungsi sebagai router dan dibutuhkan router lain yang sama-sama menerapkan sistem routing dinamik, jadi tidak bisa berdiri sendiri seperti halnya Router static.

1. OSPF

   OSPF atau Open Shortest Path First termasuk salah satu jenis dari routing dinamis. OSPF merupakan protokol routing yang bersifat IGRP atau Interior Gateway Routing Protocol yang bekerja pada jaringan internal sebuah organisasi maupun perusahaan. Jaringan internal yang dimaksud ini yaitu anda memiliki hak sebagai administrator yang mengatur dan memodifikasi jaringan tersebut.

OSPF juga merupakan protokol routing yang berstandar terbuka. Yang artinya siapapun dapat menggunakannya, perangkat manapun dapat kompatibel, dan dapat diimplementasikan dimana pun. Routing OSPF menggunakan konsep hierarki routing, artinya membagi-bagi jaringan menjadi beberapa tingkatan. Tingkatan-tingkatan dijuwudkan dengan sistem pengelompokan area.
A. Langkah – langkah konfigurasi routing OSPF di Cisco Packet Tracer
1. Buka Cisco Packet Tracer
2. Buat Topologi-nya seperti di bawah ini

3. Tambahkan IP di setiap PC. Caranya klik pada PC-       >Desktop->IP Configuration
PC 0 :
IP Address -> 192.168.11.1
Subnet Mask -> 255.255.255.0
Gateway -> 192.168.11.2 (IP Router0)
PC1 :
IP Address -> 192.168.22.1
Subnet Mask -> 255.255.255.0
Gateway -> 192.168.22.2 (IP Router1)

4. Tambahkan IP di setiap routerCaranya klik pada Router->CLI

->en => masuk ke router
#conf t => masuk menu konfigurasi
#int gig0/0 => konfigurasi interface gigabit ethernet 0/0
#ip add 192.168.11.2 255.255.255.0 => menambahkan ip dan subnet pada interface gig0/0
#no sh => mengaktifkan interface
#int gig0/1 => konfigurasi interface gigabit ethernet 0/1
#ip add 172.16.10.1 255.255.255.252 => menambahkan ip dan subnet pada interface gig0/1
#no sh => mengaktifkan interface
->en => masuk ke router
#conf t => masuk menu konfigurasi
#int gig0/0 => konfigurasi interface gigabit ethernet 0/0
#ip add 192.168.22.2 255.255.255.0 => menambahkan ip dan subnet pada interface gig0/0
#no sh => mengaktifkan interface
#int gig0/1 => konfigurasi interface gigabit ethernet 0/1
#ip add 172.16.10.2 255.255.255.252 => menambahkan ip dan subnet pada interface gig0/1
#no sh => mengaktifkan interface
5. Konfigurasi OSPF pada router
Advertisements
Konfigurasi OSPF minimal terdiri dari dua langkah yakni mengaktifkan routing ospf pada router kemudian mengadvertise network yang terhubung secara langsung ke router.
Perintah untuk mengaktifkan routing ospf :
#routing ospf [proces_id]
*Untuk process id pada setiap router tidak harus sama*
Perintah untuk mengadvertise network yang terhubung :
#network [network_address] [wildcard_mask] [area]
*Routing OSPF wajib menggunakan wildcard mask. Untuk area bisa menggunakan area 0(area backbone) karena kita konfigurasi ospf single area
Apa itu wildcard mask? wilcard mask yaitu parameter access list yang menentukan alamat IP yang harus diperiksa atau pengertian lain nya adalah kumpulan 32 bit yang digunakan untuk mengenali alamat IP.
Contoh wildcard mask :
IP = 192.168.11.1 Subnet=255.255.255.0, untuk menghitungnya begini =>
Subnet=255.255.255.0 => 11111111.11111111.11111111.0000000 kebalikannya adalah wildcard
Wildcard => 00000000.00000000.00000000.11111111 = 0.0.0.255
Contoh lain :
IP = 172.16.10.1 Subnet=255.255.255.252, untuk menghitungnya begini =>
Subnet=255.255.255.252 => 11111111.11111111.11111111.11111100 kebalikannya adalah wildcard
Wildcard => 00000000.00000000.00000000.00000011 = 0.0.0.3
Kembali pada pembahasan awal

Masuk ke CLI pada router
Router0 :

Router1 :

6. Coba kirim pesan beberapa kali, yang pertama kemungkinan failde tapi selanjutnya akan sukses

B. EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol) 

         merupakan hasil pengembangan dari routing ptotokol pendahulunya yaitu IGRP yang keduanya adalah routing pengembangan dari CISCO. Pengembangan itu dihasilkan oleh perubahan dan bermacam-macam tuntutan dalam jaringan Skala jaringan yang besar. EIGRP menggabungkan kemampuan dari Link-State Protokol dan Distance Vector Protokol, terlebih lagi EIGRP memuat beberapa protocol penting yang secara baik meningkatkan efisiensi penggunaannya ke routing protocol lain.

EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol) adalah routing protocol yang hanya di adopsi oleh router cisco atau sering disebut sebagai proprietary protocol pada CISCO. Dimana EIGRP ini hanya bisa digunakan sesama router CISCO saja dan routing ini tidak didukung dalam jenis router yang lain.




Nama : Tuti Agustina

Nim : 13190145

kelas : 13.3A.01

Kamis, 17 September 2020

KONSEP ROUTING

 PERTEMUAN 1.

KONSEP ROUTNG

1. Pengertian Routing

                     Routing adalah suatu protokol yang digunakan untuk mendapatkan rute dari satu jaringan ke jaringan yang lain. Rute ini, disebut dengan route dan informasi route secara dinamis dapat diberikan ke router yang lain ataupun dapat diberikan secara statis ke router lain. Routing adalah proses dimana suatu router mem-forward paket ke jaringan yang dituju. Suatu router membuat keputusan berdasarkan IP address yang dituju oleh paket. Semua router menggunakan IP address tujuan untuk mengirim paket. Agar keputusan routing tersebut benar, router harus belajar bagaimana untuk mencapai tujuan. Ketika router menggunakan routing dinamis, informasi ini dipelajari dari router yang lain. Ketika menggunakan routing statis, seorang network administrator mengkonfigurasi informasi tentang jaringan yang ingin dituju secara manual. Jika routing yang digunakan adalah statis, maka konfigurasinya harus dilakukan secara manual, administrator jaringan harus memasukkan atau menghapus rute statis jika terjadi perubahan topologi. Pada jaringan skala besar, jika tetap menggunakan routing statis, maka akan sangat membuang waktu administrator jaringan untuk melakukan update table routing. Karena itu routing statis hanya mungkin dilakukan untuk jaringan skala kecil. Sedangkan routing dinamis bias diterapkan di jaringan skala besar dan membutuhkan kemampuan lebih dari administrator. 

A. Routing statik

1. Cara kerja routing statis dapat dibagi menjadi 3 bagian : 

 Administrator jaringan yang mengkonfigurasi router 

 Router melakukan routing berdasarkan informasi dalam tabel routing 

 Routing statis digunakan untuk melewatkan paket data Seorang administrator harus menggunakan perintah ip route secara manual untuk mengkonfiguras router dengan routing statis. 

2. Konfigurasi routing statis

 Langkah-langkah untuk melakukan konfigurtasi routing statis adalah sebagai berikut :

  Langkah 1 – tentukan dahulu prefix jaringan, subnet mask dan address. Address bias saja interface local atau next hop address yang menuju tujuan. 

 Langkah 2 – masuk ke mode global configuration. 

 Langkah 3 – ketik perintah ip route dengan prefix dam mask yang diikuti dengan address seperti yang sudah ditentukan di langkah 1. Sedangkan untuk administrative distance bersifat tambahan, boleh digunakan boleh tidak.

 Langkah 4 – ulangi langkah 3 untuk semua jaringan yang dituju telah ditentukan pada langkah 1. 

 Langkah 5 – keluar dai mode global configuration. 

 Langkah 6 – gunakan perintah copy running-config startup-config untuk menyimpan konfigurasi yang sedang aktif ke NVRAM.

3. kelebihan

  • Meringankan kinerja dari prosesor router karena pemrosesan sudah tersebar pada setiap router.
  • Menghemat bandwidth karena tidak ada bandwidth yang terbuang saat terjadi pertukaran paket.
  • Memperoleh informasi dari isi tabel routing pada saat terjadi proses tukar menukar paket.
  • Routing statis lebih aman
  • Administrator bebas menentukan jalur jaringan

4. Kekurangan

  • Network admin harus mengetahui segala informasi tentang router yang tersambung.
  • Hanya bisa untuk jaringan berskala kecil
  • Konfigurasi lebih rumit apalagi kalau banyak komputer yang terhubung
  • Membutuhkan waktu konfigurasi yang lebih lama
  • Jika ada jalur yang rusak jaringan akan terhenti

B. Routing Dinamis

Routing dinamis adalah routing yang dilakukan oleh router dengan cara membuat jalur komunikasi data secara otomatis sesuai dengan pengaturan yang dibuat. Jika ada perubahan topologi di dalam jaringan, maka router akan otomatis membuat jalur routing yang baru. Routing dinamis ini berada pada lapisan network layer jaringan komputer dalam TCP/IP Protocol Suites.

1. macam routing dinamis yang perlu Anda ketahui:

  • RIP (Routing Information Protocol)
  • IGRP (Internal Gateway Routing Protocol)
  • OSPF (Open Shortest Path First)
  • BGP (Border Gateway Protocol) 

2. kelebihan 

  • Proses konfigurasi jaringan lebih cepat
  • Bisa digunakan untuk jaringan berskala besar
  • Jika ada jalur yang rusak tetap aman
  • Jalur ditentukan secara otomatis oleh sistem

3. kekurangan.

  • Bandwidth yang dibutuhkan lebih besar
  • Jalur yang bisa menentukan adalah sistem bukan dari administrator
  • Membutuhkan RAM yang lebih besar untuk menentukan jalur terbaik saat terjadi down.


https://youtu.be/bTgsQ9rmZyc

 
Nama : Tuti Agustina
nim : 13190145
kelas : 13.3A.01




Selasa, 23 Juni 2020

Tugas Pertemuan 11

Nama : Tuti Agustina
Nim : 13190145
Kelas : 13.2A.01

EL-JARKOM
Fungsi dari  ICMP,POP3,SMTP,FTP,ARP

1.ICMP(Internet Control Message Protocol) adalah salah satu protokol inti dari keluarga protokol internet. ICMP utamanya digunakan oleh sistem operasi komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai contoh, bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau.ICMP berfungsi untuk untuk memberikan kiriman pesan – pesan ke dalam sebuah jaringan, mulai dari mengirimkan pesan eror, pesan diterima, hubungan putus atau connection lost, dan sebagainya. Dengan adanya ICMP ini, maka jaringna akan mengetahui respon – respon yang terjadi salami konektivitas di dalam jaringan itu berlangsung.
Membantu proses error handling / melaporkan apabila terjadi error pada sebuah jaringan.
Membantu control procedure atau prosedur pengaturan pada sebuah jaringan
Menyediakan pengendalian error dan pengendalian arus pada network layer atau lapisan jaringan
Mendeteksi terjadinya error pada jaringan, seperti connection lost, kemacetan jaringan dan sebagainya.

2.POP3(Post Office Protocol versi 3). Sesuai dengan namanya, POP3 adalah sebuah protocol di dalam jaringan internet yang memiliki fungsi seperti bis surat, dan digunakan di dalam email client yang kita miliki untuk mengambil dan membaca email atau surat elektronik yang masuk. Fungsi utama dari POP3 ini adalah untuk menyimpan sementara email yang terkirim di dalam sebuah email server, dan kemudian meneruskannya ke dalam email client, dimana baru akan terespon ketika email tersebut sudah dibuka oleh user yang berhak (dalam hal ni adalah mereka yang memegang username dan juga password dari alamat email).

3.SMTP (Simple Mail Transfer Protocol ) yang termasuk ke dalam salah satu protokol jaringan internet. Protokol ini nanti akan digunakan untuk mengirimkan pesan elektronik atau email. Sebenarnya ketika membahas SMTP tidak bisa lepas dari POP3 dan juga IMAP. Hanya saja untuk IMAP dan juga POP3 hanya digunakan untuk menerima pesan.

4.FTP(File Transfer Protocol) adalah suatu protokol yang berfungsi untuk pertukaran file dalam suatu jaringan komputer yang mendukung protokol TCP/IP. FTP terdiri dari sebuah client dan sebuah server yang merupakan aplikasi yang memberikan akses/pertukaran transfer data antara dua komputer (client dan server). Dua hal penting yang ada dalam FTP adalah FTP server dan FTP Client. FTP server menjalankan software yang digunakan untuk tukar menukar file, yang selalu siap memberian layanan FTP apabila mendapat request dari FTP client.
Mensharing data.
Menyediakan indirect atau implicit remote komputer.
Menyediakan tempat penyimpanan bagi user.
Menyediakan transfer data yang reliable dan efisien.
FTP dapat digunakan untuk melakukan backup dan restore data Website dengan mudah.

5.ARP (Address Resolution Protocol )adalah protocol yang bertugas untuk mencari tahu alamat hardware atau Mac Address dari sebuah host yang tergabung dalam sebuah jaringan LAN dengan menggunakan atau berdasarkan alamat IP address dari host tersebut. Intinya setiap komputer atau device yang akanberkomunikasi pasti akan melakukan transaksi atau tukar menukar informasi terkait antara IP dan MACaddress. Setiap transaksi akan disimpan di dalam cache OS Anda. Fungsinya ARP adalah untuk meningkatkan keamanan. Dalam mikrotik, masukan ARP bisa didapat secara dynamic. Namun untuk meningkatkan keamanan, kita dapat memasukkan ARP static secara manual. Dengan hanya membolehkan sebuah router me-reply hanya untuk masukan ARP static pada tabel ARP, maka akan membatasi akses ke router dan jaringan di belakang router, yang hanya untuk IP address atau mac address dengan kombinasi.
MENGENAI KELEBIHAN DAN KEKURANGAN IPv4
Kelebihan
Tidak mensyaratkan ukuran paket pada link layer dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 576 byte.
Pengelolaan rute informasi yang tidak memerlukan seluruh 32 bit tersebut, melainkan cukup hanya bagian jaringannya saja, sehingga besar informasi rute yang disimpan di router, menjadi kecil. Setelah address jaringan diperoleh, maka organisasi tersebut dapat secara bebas memberikan address bagian host pada masing-masing hostnya.

Kekurangan
Panjang alamat 32 bit (4bytes).
Dikonfigurasi secara manual atau DHCP IPv4.
Dukungan terhadap IPSec opsional.
Fragmentasi dilakukan oleh pengirim dan pada router, menurunkan kinerja router.
IPv4 yang hanya memiliki panjang 32-bit (jumlah total alamat yang dapat dicapainya mencapai 4,294,967,296 alamat). IPv4, meskipun total alamatnya mencapai 4 miliar, pada kenyataannya tidak sampai 4 miliar alamat, karena ada beberapa limitasi, sehingga implementasinya saat ini hanya mencapai beberapa ratus juta saja.

Kamis, 04 Juni 2020

Tugas pertemuan 9

Nama : Tuti agustina
Nim : 13190145
Kelas : 13.2A.01


Soal latihan pertemuan 9

1. "Switch>" Merupakan simbol dari...... EXEC mode
2."Switch#" Merupakan simbol dari...... Exec mode
3. Konfigurasi yang digunakan untuk berpindah dari user EXWC mode ke privilege exec mode adalah....
4. Konfigurasi yang digunakan untuk melakukan enkripsi password adalah.....
5.konfigurasi yang digunakan untuk memberi banner adalah...
6.konfigurasi yang digunakan untuk melakukan penyimpanan pada NVRAM adalah....
7.konfigufasi yang digunakan untuk memberikan iPhone address terhadap interface G0/0. Dengan alokasi iPhone address 172.168 . 10.1/20 adakah....
8. Sebutkan perbedaan antara DHCP Server dan DHCP client....



Jawabnya soal latihan

1. User
2 privileged
3.enable
4.service password-encryption
5 banner motd"Tuti Agustina"
6.copy running-config startup-config
7.ip address 172.168.10.1/20 255.255.240.0
8.DHCP server adalah service dari server yang memungkinkan perangkat dapat mendistribusikan ip address secara otomatis pada host dalam sebuah jaringan.
DHCP Client adalah sebuah layanan yang bertugas meminta ip address kepada DHCP server, layanan yang diterima oleh DHCP client tidak hanya ip address saja namun lengkap dengan netmask, domain, gateway dll. 

Senin, 20 April 2020

Jaringan komputer

Tugas 5 jaringan komputer!
Nama : Tuti Agustina
Nim : 13190145
Kelas : 13.2A.01


                           Topologi jaringan

Topologi jaringan adalah suatu cara untuk membuat sejumlah komputer saling berhubungan satu sama lain, baik menggunakan kabel maupun yang nirkabel. Biasanya, tujuan topologi jaringan adalah demi kemudahan pertukaran informasi.
A. Jenis Jenis Topologi Jaringan
 1. Topologi Ring


      topologi ring adalah menggunakan kabel tipe UTP dan Patch Cable membentuk jaringan menyerupai lingkaran sederhana yang terdiri dari beberapa node disusun secara seri. Pergerakan data berjalan satu arah sehingga tidak ada kemungkinan untuk bertabrakan.
 a.Cara kerja topologi jaringan ring dijelaskan sebagai berikut :
*Setiap node pada sentral memiliki penguat sinyal di kedua sisinya. Sehingga, setiap perangkat saling bekerja sama untuk menguatkan sinyal. Alat bernama token akan membantu saat proses penerimaan dan penerusan sinyal.
*Token juga berfungsi sebagai pengantar data jika dibutuhkan oleh suatu node.
b.kelebihan topologi jaringan ring.

*Mudah untuk dirancang.
*Untuk level rangkaian sederhana, topologi ring termasuk lebih bagus daripada pilihan lain seperti topologi jaringan bus.
*Mudah untuk melakukan instalasi baru.
*Penggunaan kabel yang hemat.
*Kecepatan aliran data lebih tinggi.
*Tidak memiliki risiko collision karena aliran data berjalan dengan satu arah.
c. Kekurangan topologi jaringan ring.

*Jika ada kerusakan di satu sisi, keseluruhan sistem akan terganggu.
*Kecepatan aliran data tergantung dari banyaknya jumlah node di dalam jaringan. Jadi, tipe topologi ini tidak cocok digunakan untuk sistem yang memiliki banyak jaringan.
*Sinyal semakin lemah jika node yang dituju jaraknya cukup jauh.
*Proses untuk menambah atau mengurangi perangkat jaringan memengaruhi keseluruhan sistem.
2. Topologi Star

Topologi jaringan berbentuk star atau bintang adalah jaringan dari beberapa komputer yang memiliki koneksi dengan node yang berada di jaringan pusat. Jadi, masing-masing perangkat memiliki koneksi dengan node yang berada di tengah sistem jaringan.Ciri-ciri topologi jaringan star adalah setiap node terkoneksi langsung dengan server pusat, aliran data mengalir dari node kemudian ke server pusat lalu diarahkan ke node yang dituju. Jika ada kerusakan pada salah satu node, keseluruhan jaringan akan tetap baik-baik saja.
a.Cara kerja topologi jaringan star
Adalah dengan merancang beberapa jaringan komputer untuk terkoneksi dengan pusat yang disebut hub atau switch. Kemudian, jaringan yang berada di pusat akan menjadi semacam server sentral.
Switch, sebagai salah satu perangkat di server pusat akan menyimpan semua aliran data dari node sebagai daftar CAM (Content Addressable Memory) pada memori yang tersedia. CAM berfungsi untuk menyimpan semua alamat perangkat yang terhubung dengan switch.
b. kelebihan sistem topologi jaringan star.

*Mudah untuk dirancang.
*Memiliki fleksibilitas yang tinggi karena proses penambahan atau pengurangan jaringan komputer tidak akan mengganggu arus informasi.
*Lebih mudah untuk menemukan sumber permasalahan jika terdapat gangguan di salah satu node.
c.kekurangan sistem topologi jaringan star.

*Perangkat pusat menjadi penentu utama keberlangsungan seluruh sistem. Sehingga, kerusakan jaringan pusat akan menyebabkan keseluruhan sistem komunikasi menjadi terhambat.
*Biaya yang dikeluarkan untuk membangun jaringan instalasi jenis ini cukup tinggi karena membutuhkan banyak kabel. Setiap satu jaringan komputer dihubungkan langsung menuju server pusat dan membutuhkan server dengan performa tinggi.
3. Topologi Tree


Topologi jaringan berbentuk tree (pohon) merupakan bentuk gabungan dari sistem topologi bus dan star, di mana jaringan topologi bus menjadi konektor utama beberapa topologi star. Jika diibaratkan dengan bentuk seperti pohon, topologi bus adalah batang utama yang menghubungkan beberapa topologi star sebagai rantingnya.
Ciri-ciri topologi jaringan tree adalah memiliki kabel utama sebagai penghubung beberapa hub di jaringan star, memiliki tingkatan atau hierarki, komunikasi dalam jaringan dilakukan melalui hub, dan memiliki hub sebagai server pusat pengatur arus informasi.
a. kelebihan topologi jaringan tree.

*Sesuai dengan kebutuhan jaringan komputer dalam skala besar.
*Pengembangan jaringan dapat dilakukan dengan mudah.
*Jika salah satu stasiun sekunder mengalami kerusakan, tidak akan mengganggu keseluruhan sistem.
*Arus informasi data dilakukan secara point to point.
b.kekurangan topologi jaringan tree.

*Seluruh jaringan akan tergantung dengan kabel penghubung utama.
*Peran hub cukup penting sehingga jika terjadi kerusakan, akan menyebabkan pengaruh yang besar pada sistem topologi.
*Sistem hierarki membuat jaringan yang berada di hierarki bawah menjadi terpengaruh dengan kerusakan sistem yang berada di atasnya.
*Perawatan jaringan cukup susah untuk dilakukan.
*Biaya yang diperlukan untuk membangun topologi model ini cukup mahal.
*Instalasi topologi tree cukup susah untuk dilakukan.
*Memiliki kemungkinan besar untuk terjadi collision di kabel utama.
4. Topologi Mesh


Topologi jaringan mesh atau jala adalah sistem topologi di mana koneksi antar komputer saling terhubung secara langsung satu sama lain. Koneksi antarkomputer secara langsung seperti ini disebut dedicated link.Ciri-ciri topologi mesh yang paling terlihat adalah menggunakan banyak kabel karena koneksi langsung dihubungkan antarkomputer. Selain itu, topologi mesh biasanya memiliki lebih dari dua port I/O, serta memiliki konfigurasi yang berbeda pada setiap node.
a.Cara kerja topologi mesh sangat sederhana karena data yang dikirim langsung menuju node yang ditujukan. Kabel yang saling terhubung antarkomputer membuat arus data informasi berlangsung dengan cepat.
b. kelebihan topologi mesh:

*Dengan dedicated link, data yang ditransfer mengalir lebih cepat ke komputer yang dituju.
*Kerusakan salah satu komponen tidak akan memengaruhi komponen jaringan yang lain.
*Keamanan data terjamin dibandingkan dengan topologi jenis lainnya.
*Mudah mengidentifikasi sumber kerusakan jika terjadi gangguan.
c. kekurangan sistem topologi mesh:

*Menggunakan banyak kabel dan port I/O.
*Proses instalasi jaringan cukup susah untuk dibangun.
*Biaya yang diperlukan menjadi lebih tinggi.
5. Topologi Hybrid


Topologi jaringan jenis hybrid merupakan gabungan dari dua atau lebih jenis topologi jaringan yang berbeda. Biasanya, topologi seperti ini digunakan pada perusahaan yang mengambil alih perusahaan lain.
a. kelebihan topologi hybrid.

*Fleksibel dan efisien karena dapat memadukan tipe jaringan topologi yang berbeda tanpa perlu melakukan perombakan.
*Tipe jaringan bisa disesuaikan dengan tujuan tertentu.
*Kecepatan jaringan cukup stabil.
b.kekurangan topologi hybrid.

*Biaya pengelolaan dan perawatan menjadi cukup tinggi karena skema topologi gabungan cukup rumit.
*Instalasi jaringan cukup susah untuk dibangun.
*Jaringan tipe ini membutuhkan perangkat jaringan yang cukup banyak, yaitu hub, switch, router, access point, LAN card, dan wireless card.
6. Topologi Bus

Topologi bus adalah topologi jaringan komputer yang menggunakan kabel tunggal untuk media transfer. Jadi, dalam praktiknya jenis topologi ini memanfaatkan kabel pusat untuk tempat terhubungnya semua client dan server. Selain itu, topologi bus juga berarti jenis topologi yang menggunakan kabel tunggal untuk media transfer.menggunakannya untuk perusahaan kecilnya.
a.kelebihan dari topologi bus, antara lain:

*Seperti yang diketahui, bahwa desain jaringan topologi ini seperti interior bus, sehingga layoutnya lebih sederhana. Tidak dibutuhkan banyak komponen dan kabel dalam pembuatannya, supaya dalam praktiknya jenis topologi ini lebih mudah dan murah. Anda bisa lebih menghemat biaya bila menggunakan topologi ini daripada topologi yang lainnya.
*Jenis topologi bus ini juga mudah dikembangkan. Bahkan, tidak akan mengganggu perangkat jaringan yang lain saat mengembangkan topologi ini. Kalaupun ada kerusakan di salah satu perangkat PC client, maka topologi ini tidak akan mempengaruhi perangkat client yang lainnya. Bahkan, ternyata dalam pembuatannya juga tidak butuh hardware, seperti hub atau switch.
*Dalam pemakaiannya topologi bus ini hemat kabel, karena media transmisinya hanya menggunakan kabel tunggal saja yang terpusat. Sehingga, tidak butuh banyak kabel dan lebih sederhana pemasangannya. Biaya yang murah dan lebih ringan daripada susunan topologi jaringan yang lainnya yang membuatnya populer di antara beberapa jaringan.
b.Kekurangan topologi bus, antara lain :

*Salah satu kekurangan dari topologi bus ini terlihat saat ada gangguan di salah satu perangkat komputer. Ketika itu terjadi, biasanya bila menggunakan topologi ini membuat user kesulitan untuk mendeteksi letak kesalahannya.
7. Topologi peer to peer

Topologi jaringan peer to peer adalah topologi jaringan yang menghubungkan dua komputer dengan satu buah kabel. Bisa dibilang bahwa topologi jaringan jenis ini adalah yang paling sederhana dibandingkan dengan yang lain.
a.Kelebihan topologi jaringan peer to peer
  komunikasi dapat dilakukan tanpa perangkat tambahan seperti hub dan switch, biaya yang diperlukan murah, dan proses instalasi mudah untuk dilakukan.

b.Kekurangan topologi jaringan peer to peer
  keamanan data yang kurang terjamin, proses penyimpanan data tergantung dari computer, sehingga jika komputer mengalami kerusakan, akan mengganggu proses arus data.

Kamis, 16 April 2020

Tugas 3 jaringan komputer

TUGAS MANDIRI 3

Nama : Tuti Agustina
Nim : 13190145
Kls : 13.2A.01

Resume perangkat jaringan Repeater, Bridge,Network Interface Card (NIC)

1. REPEATER


          Repeater ada dasarnya berasal dari bahasa inggris 'repeat' yang artinya pengulangan. atau jika di artikan dalam bahasa alat untuk mengulang dan meneruskan kembali signal ke daeah sekitar perangkat ini.jika disajikan dalam bahasa teknis adalat alat yang berguna untuk menguatkan signal.dengan alat ini inyal yang lemah daat ditinkatkan daya jangkaunnya sehingga dapat digunakan untuk cakupan wilayah yang lebih luas.
a. Fungsi Repeater
   * memperluas jangkauan signal server.
   * mengcover berbagai wilayah minim signal dari server.
   * memudahkan akses signal wifi.
   * meneruskan dan memaksimalkan signal.
   * memudahkan proses pengirimann dan penerimaan data.
   * meminimalisir penggunaan kabel jaringan.

2. BRIDGE

          Alat yang menghubungkan jaringn komputer LAN dengan LAN yang lain.dapat menghubungkan tipe jaringan komputer yang berbeda-beda ataupun tipe jaringan yang serupa.alat ini bekerja pada data link layer model osi karena itu bridge bisa menyambungkan jaringan komputer yang memakai metode transmisi atau medium access control yang tidak sama atau beda. bridge juga adalah alat yang bisa mempelajari alamat link yang ada pada setiap perangkat yang terhubung dengannya dan juga mengatur alurframe berdasarkan alamat tersebut.
a. fungsi bridge
   * menghubungkan 2 buah jaringan komputer lan yang sejenis.
   * dapat menghubungkan bebebrapa komputer yang terpisah.
   * sebagai router ada jaringan.

3. Network Interface Card (NIC)


      Sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer.slot yang diperlukan itu  isa berupa slot PCI & ISA.sebuah nic mempunyai alamat khusus yang disebut sebagai ethernet address atau juga MAC address.alamat ini merpakan kode heka 48-bit.
a. macam-macam NIC
   * fisik
   * logis
b. fungsi NIC
    * transfer data
    * mengontrol aliran data antar komputer serta juga sistem pengkabelan.
    * menerima data yang ditransfer dri kmputer lain.
   

administrasi jaringan

 Nama : Tuti agustina Nim : 13190145 kelas : 13.4A.01 link tugas